;

Alun-alun Selatan, Kota Jogyakarta

Tak pernah bosan mengunjungi Jogyakarta. Kota yang sangat kukagumi. Banyak kampus terdapat disana. Kaya akan tempat wisata sehingga banyak menarik perhatian wisatawan lokal begitupun wisatawan-wisatawan asing yang tak mau ketinggalan mengunjungi kota ini. Kota yang penuh budaya pula. Benar kalo Jogjakarta diberi julukan kota Pelajar, kota wisata dan kota budaya.

Lagi-lagi kejogja untuk yang kelima kalinya. Ya, kota yang paling banyak saya kunjungi selama kuliah dipulau Jawa (Lota Kediri_Jawa Timur). Biarpun jarak antara kediri dan jogjakarta yang begitu jauh tapi saya tak pernah bosan untuk mengunjungi kota ini. Selain mengunjugi sodara dan teman-teman saya disana, situasi dan keadaan kota ini sangat terpikat untuk menghabiskan masa liburan saya di sana.

Kali ini saya mengunjungi teman SMP saya tempo dulu yang sedang melanjutkan studinya dijogyakarta. Asyik, akhirnya berjumpa kembali setelah sekian tahun. Bisa bernostalgia tentang masa remaja dulu. Lucu jika mengenang kembali masa-masa itu.

Malam kedua yang kebetulan malam minggu. Saya bersama teman-teman mengelilingi kota jogja. Seperti liburan saya yang terdahulu, kami melewati banyak tempat-tempat santai/nongkrong. Malioboro, alun-alun utara, alun-alun selatan yang sangat ramai malam itu. Kamipun duduk bersantai bersama sambil menikmati kopi ala jogja, jagung bakar dan roti bakar.


Sebuah permainan unik dengan menutup mata dengan tujuan memasuki celah 2 pohon beringin ditengah-tengah alun-alun selatan. Kali ini saya tidak sempat berperan dalam permainan ini. Tapi saya pernah pada kunjungan saya yang ke4 di kota jogja. Rupanya permainan ini sudah mentradisi dan memikat banyak pengunjung untuk berperan serta dan berjuang memasuki kedua celah beringin itu. Sepintas memang muda tapi setelah mencoba, banyak yang berbelok arah. Ada yang kesamping kiri dan kanan, adapun yang berbalik arah 90 derajat/kembali kebelakang. Sebuah permainan yang mengundang tawa hingga perut saya sakit ketika saya dan teman-teman mencoba pada kunjungan saya sebelumnya dan ak kala lucu ketika menyaksikan para mengunjung malam itu.

Dialun-alun selatan banyak pula pedagang asongan dan banyak pengamen dapat dijumpai disana. Ada dua hal unik yang kujumpai diantara sekian banyak pengamen yang ada disana.  Seorang ibu yang menyanyikan lagu balada. Judulnya sich tidak begitu hafal. Pokoknya ada lirik lagu itu yang berbunyi "jembatan merah". Dengan menjinjing sebuah kain putih yang tak tahu apa isinya, si ibu tak henti-henti berkeliling mengeluarkan suaranya demi untuk mendapatkan satu ratus, lima ratus, ataupun saturibu/duaribu dari para pengunjung demi membekali perut dan hidunya sehai-hari. Yang lebih unik lagi. Sekelompok pengamen yang membawa gitar, gendrang yang berpantunkan aliran musik jazz. Seorang cowok dan cewek yang sedang nongkrong juga  ikut menyumbangkan masing-masing sebuah lagu dengan diiringi musik dari sekelompok pengamen itu. Ya, persembahan lagu yang sangat indah terdengar beserta bunyi  musik dari kelompok pengamen itu. Jarang kujumpai sehingga unik buat saya yang baru mendengar.
Terlintas dalam pikiran saya: "Tuhan memang pandai merangkai nasib manusia. DIA menciptakan kesenangan dan kesedihan datang berimpit. Saling melengkapi, tanpa sebuah syarat apapun.

Adapula kareta dayung. Namanya salah apa benar ni....??? Pokoknya kareta yang dijalankan dengan menggunakan dayungan seperti sepeda ontel. Dihiasi dengan lampu warnah-warni dengan berbagai desain gambar. Sumber arus lampunya dari AKI. Kalo tidak salah....! Soalnya saya cuman lihat sepintas. Wowww, kelihatannya indah. Kareta itu disewa oleh para pengunjung untuk mengelilingi ring road alun-alun. Dari anak-anak kecil, dewasa, dan juga orang tua dapat saya lihat menyewa kareta itu.

Setelah beberapa jam bersantai dialun-alun selatan kota Jogjakarta kami segera kembali ke tempat kost teman saya.  Sebuah malam yang menyenangkan buat saya dialun-alun selatan kota jogjakarta.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Posting Komentar

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Popular Posts

Postingan Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Social Bookmarking